starious' theme
Playlist
01. 記憶の片隅 - PERSONA4 OST
02. Your Affection - PERSONA4 OST
03. Pursuing My True Self - PERSONA4 OST
Autumn Daydream
Portofolio Pendidikan Biologi

Pendidikan tak ubahnya menjadi kebutuhan yang esensial untuk sebuah cara penyampaian ilmu pengetahuan. Biologi merupakan salah satu ilmu pengetahuan dengan karakteristik keilmuan yang dimilikinya telah dikenal sebagai ilmu yang mempelajari makhluk hidup dan segala sesuatu yang berkaitan dengan makhluk hidup. Dalam hal ini pendidikan biologi diperkenalkan bahwa pendidikan membutuhkan peran-peran yang dimainkan di dalamnya, pendidik dan subyek didik.

Eksplorasi kegiatan belajar biologi menjadi suatu hal yang penting bagi pendidik. Hal ini dapat menjadi gambaran bagaimana proses belajar pernah berlangsung, komponen faktor apa saja yang terlibat, dan seberapa signfikan proses belajar tersebut membawa perubahan bagi diri subyek didik. Refleksi ini dapat berasal dari pengalaman diri pendidik sewaktu menjalani peran sebagai subyek didik, yang nantinya dapat menjadi bahan evaluasi dan bagaimana seharusnya proses belajar tersebut berlangsung.

Mengacu pada sistematika (struktur keilmuan) biologi yaitu bscs (biology sciences curriculum study) sebagai salah satu karakteristik biologi sebagai ilmu, yang terdiri dari dimensi macam makhluk hidup, tingkat organisasi makhluk hidup, dan tema persoalan biologi dapat menjadi suatu pedoman pendidik bagaimana seharusnya esensi dari pembelajaran biologi itu sendiri.

Dengan memperhatikan berbagai karakteristik  keilmuan yang dimiliki oleh biologi kita dapat mengkaji berbagai persoalan-persoalan biologi sehingga dapat memberikan kerangka pemahaman yang lebih luas mengenai esensi biologi sebagai ilmu.

Pada kenyataannya, proses pembelajaran atau pendidikan tidak hanya dilakukan di dalam kelas (formal) saja di mana murid dan guru yang berperan, tetapi dapat melalui pendidikan informal dan nonformal. Pendidikan informal umumnya terjadi di lingkungan keluarga, lebih fleksibel, dan spontan. Sedangkan nonformal terjadi melalui lembaga-lembaga pendidikan seperti kejar paket dan kursus keahlian. Penyampaian ilmu biologi dapat dilakukan melalui kedua jalur ini dengan pendekatan-pendekatan yang sesuai.

Namun, sebelum materi dan persoalan-persoalan itu disampaikan kepada subyek didik, perlu bagi pendidik untuk membedah karakter subyek didik (peserta didik). Karakter subyek didik dihubungkan dengan pilihan langgam belajar, media belajar, metode belajar, dan pendekatan biologi agar strategi pembelajaran yang dipilih tepat pada sasaran.

Selanjutnya perlu dilakukan pengenalan karakteristik subyek didik sebagai aneka sosok. Hal ini dapat dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, antara lain : psikologis, sosiologis, kultural, spiritual, ekonomis, dan etnis. Faktor-faktor ini dapat mengkombinasikan berbagai macam karakteristik yang bertemu dalam diri subyek didik. Semakin kompleksnya persoalan pembelajaran, mengundang kajian yang lebih dalam terhadap karakteristik subyek didik sebagai sosok manusia dengan berbagai karakter yang berbeda. Dengan berbagai penekanan proses pembelajaran dengan subyek didik sebagai pelaku utama mewajibkan pemahaman karakteristik subyek didik dari berbagai sudut pandang.

Dengan membaca berbagai karakteristik yang dimiliki subyek didik, pendidik dapat mengangkat suatu persoalan yang dekat dengan kehidupan mereka. Kegiatan ini dapat dimulai dari pengkajian persoalan yang berskala lokal terlebih dahulu, nasional, kemudian global sehingga dapat disiapkan sebagai suatu materi pembelajaran yang aplikatif.

Setelah mengkaji beragam karakteristik subyek didik dari berbagai sudut pandang, interaksi antara ragam karakteristik tersebut dengan materi biologi perlu untuk diperhatikan. Karena nantinya, dari produk interaksi ini dapat melahirkan suatu orientasi pokok dalam menentukan silabus pembelajaran yang efektif. Contohnya karakteristik subyek didik yang berasal dari pedesaan akan berbeda dengan karakteristik subyek didik yang berasal dari wilayah perkotaan.

Teknologi pembelajaran di sini akan berperan dalam menunjang dan memudahkan dalam proses pembelajaran. Secara teoritik teknologi pembelajaran dikenal sebagai pendekatan teknologi dari konsep pembelajaran yang melibatkan proses belajar dan mengajar yang dipadukan. Terdapat bermacam-macam teknologi pembelajaran, antara lain : kurikulum, silabus, rpp, model pembelajaran, metode pembelajaran, evaluasi, dan media pembelajaran. Masing-masing memberikan peranan yang berbeda baik secara teknis maupun proses.

Ada banyak sekali pilihan yang dapat diterapkan, dan hal tersebut bergantung pada ragam karakteristik yang dimiliki oleh subyek didik dan sifat materi biologi. Materi biologi sebagai alat pendidikan dan teknologi pembelajaran sebagai katalis yang mempermudah penyampaian ilmunya kepada subyek didik.

Pada hakekatnya materi biologi dapat dibedakan atas empat kategori : sistemik konkrit-sistemik abstrak, konseptual-faktual, inferensial-prediktif, dan positivistik-naturalistik. Dua kategori pertama sebagai realita materi, sedangkan dua kategori terakhir menyangkut prosedur dalam memperoleh materi biologi.

Dengan mengkaji materi biologi sesuai dengan ktsp (kurikulum tingkat satuan pendidikan), materi-materi tersebut dapat dikelompokkan ke dalam kategori-kategori di atas. Kemudian mengintegrasikan materi tersebut dengan metode, media, model yang sesuai.

Ternyata komponen-komponen tersebut bersama karakteristik yang dimilikinya saling berkaitan, yaitu karakteristik biologi sebagai ilmu, karakteristik subyek didik, dan karakteristik teknologi pembelajaran. Semua komponen keilmuan tersebut menjadi mata rantai yang bergabung dalam menyusun  pendidikan biologi sebagai suatu ilmu.

Seperti halnya ilmu-ilmu yang lain, pendidikan biologi juga telah memiliki karakteristik keilmuan. Pendidikan biologi sebagai ilmu, karena dapat diidentifikasikan secara jelas obyek, gejala, dan persoalannya yaitu melalui hasil interaksi karakteristik ketiga penyusun komponen keilmuannya, menggunakan metodologi  ilmiah, memiliki struktur keilmuan (sistematika keilmuan) berupa bscs, dinamika perkembangan keilmuannya nyata, serta memiliki makna keilmuan yang dapat digunakan dalam kehidupan (aplikasi keilmuan).

Selama makhluk hidup masih tetap ada di dunia ini, maka pengkajian tentang ilmu biologi juga tidak akan pernah berhenti. Dari produk awal yang masih sederhana, karena perkembangan teknologi yang maju mengakibatkan biologi terus memuai dan menyimpan banyak misteri-misteri baru untuk diungkap. Dan penyampaian hal-hal ini dipermudah melalui adanya integrasi (transdisiplinaritas) antara ilmu biologi dengan ilmu pendidikan sebagai sarana menyampaikan ilmu, sehingga sampai saat ini ilmu biologi tetap dapat dipelajari.

Dengan berbagai proses belajar yang telah dialami selama satu semester ini dapat diketahui bahwa pendidikan biologi merupakan suatu disiplin ilmu yang memuat pengantar mendasar teknis-teknis dan komponen yang terlibat dalam pembelajaran biologi seperti subjek didik dan teknologi pembelajaran sebagai tahap persiapan sebelum diperkenalkan dengan komponen tersebut secara langsung di tingkat selanjutnya.